Tidak hanya Rasulullah saw. yang mencontohkan cara dan sikap menghormati pemeluk agama lainnya, tetapi juga para sahabatnya, salah satunya adalah Umar Bin Khattab.
   Ketika pasukan Umar di bawah pimpinan Abu Ubaidah Bin Jarrah berhasil menaklukkan dan menguasai Yerussalem, Palestina, Ia pun tidak semena-mena terhadap penduduk dan pemeluk agama Kristen yang ada di sana. Umar tetap menghormati dan tidak menyakiti penduduk setempat karena alasan perbedaan agama.
   Sikap Umar ini dapat dilihat ketika peristiwa penyerahan kunci kota Palestina dari penguasa lama kepada Baginda Umar. Saat itu, penyerahan kunci tersebut berlangsung di dalam sebuah gereja, sesaat kemudian berkomandanlah azan panggilan untuk menunaikan shalat Ashar. Sang penguasa lama mempersilahkan kepada Umar untuk mengambil bagian dari ruang gereja sebagai tempat menunaikan shalat. Tapi Umar menolak tawaran tersebut, kemudian Umar melakukan shalat di luar gereja.
    Ketika ditanya alasannya, Umar berkata, “Saya tidak melakukan shalat di dalam gereja bukan karena apa-apa, saya khawatir nanti ada generasi Islam mendatang ingin merebut gereja ini dengan alasan bahwa Umar pernah shalat di tempat tersebut.
Menara Masjid Umar bin Khatab (kiri) di Yerusalem, Palestina
www.republika.co,id
Belajar Toleransi dari Sahabat Rasulullah Umar Bin Khattab.
Copyrigh © 2017 Subair STAIN Parepare
Kembali ke Materi